Analisa Cara Meningkatkan Page View blog Metode 1-Z

Blogging akan menjadi sebuah aktifitas yang hanya membuang-buang waktu ketika telah mencoba sebaik mungkin untuk bekerja keras dan menjaga eksistensi blog tetapi tidak kunjung menerima hasil sebanding.

Kemungkinan terburuknya seperti berhenti ngeblog hanya karena pertumbuhan page view yang lamban.

Tidak ada cara yang benar-benar mudah dalam melakukan optimasi kinerja blog termasuk meningkatkan page view, tapi selalu ada upaya terbaik yang dapat dilakukan, kuncinya adalah optimalkan trafik yang sudah dibangun untuk meningkatkan page view. Silahkan baca cara meningkatkan kunjungan blog.

Analisa Cara Meningkatkan Page View blog Metode 1-Z
Manipulasi Trafik Menjadi Page View

Perpaduan Strategi Untuk Mendapatkan Trafik

Beberapa pakar menyarakan untuk memilih dua metode sekaligus agar meningkatkan kunjungan, masing masing adalah dengan peningkatan trafik non organik dengan bantuan social media marketing yang dapat dibangun berdampingan dengan SEO ( trafik organik),

itu akan lebih baik meskipun sama-sama menghabiskan waktu lama.

Strategi menjaring trafik organik dan non organik akan saling melengkapi dan terbukti mampu meningkatkan kunjungan blog secara masif.

Dengan cara yang disebutkan diatas sudah mampu dikatakan cukup untuk meningkatkan kunjungan apalagi ketika telah berhasil membangun website-conversion, pengunjung blog akan menunjukan pertumbuhan jumlah stabil dan memuaskan. 

Masalahnya begini,

karena dari dua strategi diatas kurang lebih memiliki karakteristik serupa dan melelahkan, terlalu lama dan tidak instan, alternatifnya adalah layanan premium.

Bayangkan saja blog anda memiliki kunjungan tinggi dengan bantuan metode beriklan melalui layanan AdWords, tanpa melakukan SEO. 

Jika sesuai rencana, sudah dipastikan trafik akan meningkat bahkan dapat dikatakan drastis. Seminggu, sebulan, atau setahun tergantung budget yang disiapkan. 

Sayangnya, ini bukan alasan tepat untuk menghindari penerapan teknik optimasi search engine, dan..

sekali lagi ini hanya alternatif, bagi saya it's not a best choice!

Mungkin sekarang Anda mulai beranggapan bahwa saya mencoba mencoba mengatakan bahwa SEO harus diprioritaskan sebelum SEM dan Social Media Marketing.

Sebenarnya tidak juga, yang jelas ketiga metode itu boleh saja dilakukan asalkan jangan salah kaprah menganggap SEO sudah tidak dibutuhkan jika sudah melakukan dua strategi lainnya untuk mendapatkan trafik,

ini penjelasannya:

Kenapa SEO Penting?

Dimana pernan penting melakukan optimasi mesin telusur untuk dapatkan trafik yang mampu menaikan page view, dan kenapa harus selalu SEO?
Tidak perlu mengucilkan SEO seperti itu, sebab saya yakin bahwa dengan atau tanpa disadari seorang webmaster sudah pasti menerapkannya walau hanya sedikit.

Langsung saja pada intinya, keberhasilan membangun strategi promosi sosial media marketing, atau raihan web-conversion hasil kampanye iklan Search Engine Marketing (SEM), sedikit banyak pasti membawakan visitor, ingat masih sebatas visitor. Dan itupun dengan dengan power yang sangat lemah dan tetap memiliki kemungkinan buruk.

Contohnya,

Fanspage facebook tidak selalu muncul pada timeline pelanggan. Anggaplah dari 1000 (seribu) fans halaman, hanya 300-600 yang dapat melihat pembaruan di lini masa. Belum lagi, mungkin saja tidak semuanya tertarik untuk melakukan aksi klik.

RSS subscriber menerima email pembaruan artikel dari anda, tetapi tidak tertarik untuk membaca. Pengguna memasukan e-mail tidak aktif dan jarang digunakan, munculan jendela pop-up membuatnya mendaftar meski tidak pernah memperhatikan pesan masuk e-mail dan lain-lain. Tidak sepenuhnya optimal.

Yang menjadi pertanyaan besar adalah, siapa yang sebenarnya membutuhkan konten blog sehingga berpotensi menjadi pengunjung untuk meningkatkan page-view? 

Apakah dengan tampil di lini masa facebook akan diklik? Belum tentu,

Email anda dianggap spam? Bisa jadi.

Hasil analisa-nya, membangun website dilengkapi dengan metode sosial marketing, memanfaatkan layanan iklan untuk menjaring e-mail subscriber dapat dikatakan hanya memberikan separuh dari kemungkinan hasil yang sebenarnya dapat anda capai, masih sangat riskan jika hanya mengandalkan kedua strategi ini tanpa diimbangi SEO dan faktor penunjang lainnya, karena harusnya jika teliti dan sedikit bersabar, mungkin dapat melakukan lebih.

Sebab, dapat dipastikan pengunjung dan calon pelanggan baru akan sangat berpotensi datang dari hasil pencarian. Sederhananya, cara meningkatkan kunjungan separuh lagi ada disini. Bukankah begitu? 

Harap koreksi opini ini jika saya salah.

Kesimpulannya, kolaborasi keseluruhan metode itu dapat menciptakan engagement sempurna sehingga, upaya meningkatkan page view blog menyentuh persentase 80%. Atau juga ini merupakan win-win solution dimana secara tidak langsung akan menjawab pertanyaan "Which more important? Organic vs Non-Organic Traffic, SEO,  SEM or Social Marketing?"

Serangkaian upaya penting diatas belum sepenuhnya mampu meningkatkan page view blog, metode selanjutnya yang wajib ditempuh demi tujuan untuk,

bagaimana 80% trafik tersebut dikonversi menjadi 100% page view? Baca ulasan selanjutnya.

Analisa Faktor Penunjang

Sebagian dari trafik dihandle melalui metode marketing, sisanya dari hasil kekuatan blog untuk SERP. Dan, dimana 20% lainnya?

Perlu diingat bahwa PV sedikit berbeda dengan trafik. Apakah itu trafik organik maupun non organik. Mudahnya, meningkatkan page view adalah kelanjutan dari serangkaian jerih payah webmaster dalam meningkatkan trafik blog,

karena trafik blog bagus belum tentu sebanding dengan page view yang besar, mengapa demikian?

Simak baik-baik.
Ada faktor lain yang harus dipenuhi setelah berhasil menerima trafik jika ingin berimbas pada kelipatan tampilan halaman. Sebuah usaha untuk mengoptimalkan trafik yang sudah berhasil dikendalikan agar mampu memberikan PV maksimal pula.

Menurut pakar SEO Neil Patel, sangat sia-sia melakukan usaha sekeras apapun untuk dapatkan kunjungan blog, tetapi pada akhirnya pengunjung hanya membaca satu halaman dan meninggalkan blog anda (close tab)

Tambahnya, akan lebih menguntungkan jika berhasil memaksimalkan sedikit pengunjung yang didapat namun setelah itu memberikan aksi, membaca dan menelusuri sebagian besar artikel didalam blog, jauh lebih menguntungkan daripada memiliki banyak pengunjung yang hanya membaca satu halaman dimana pertama kali visitor itu landing.

Kurang lebih maksudnya satu untuk semua (halaman), bukan semua (pengunjung) untuk satu. 

Iya atau iya?

Tidak ada cara mudah dalam mempersingkat waktu, ada beberapa faktor penunjang yang tidak kalah pentingnya agar trafik dapat ditingkatkan menjadi PV, tujuan utamanya adalah sekian kali lipat Page view dari trafik yang dimiliki.


Analisa Faktor User Experience (UX)

User experience atau istilahnya pembeli adalah raja menjadi langkah finishing untuk menunjang keberhasilan dari semua metode diatas.

Begini, 

SEO Anda tepat sasaran dengan sebagian besar artikel berada di page one, keyword AdWord anda sudah tepat dan,fanspage anda diunggulkan dan menerima banyak tanggapan,

otomatis pengunjung meningkat, itu prediksinya dan bukan tanpa resiko. Ada kemungkinan buruk yang mungkin saja terjadi jika faktor pendukung belum dibenahi dan tidak memenuhi aspek UX.

  • Konten
Sudahkah konten sesuai dengan apa yang 'mereka' butuhkan? 

Pelanggan menerima email,pengguna sosial media menemukan update pada lini masa atau sebagian besar optimasi SEO berhasil menempatkan sebagian besar postingan pada SERP tetapi pengunjung dari semua arah tersebut tidak mendapatkan apapun.

Seperti, isi dari blog sudah basi tidak fresh, tidak menarik atau tidak unik untuk dibaca kelanjutannya. 

Yang diharapkan adalah meningkatkan page-view, jika seandainya pengunjung kurang puas akan konten yang ada, bukannya sempat membaca artikel lain malah menekan close tab sehingga menaikan rasio pentalan (bounce rate). 

Belum lagi jika menggunakan cara penerapan judul postingan dengan gaya klik bait, prioritaskan untuk mendapatkan page view tinggi tanpa rasio bounce rate yang tinggi pula.

Utamakan untuk menerima pengunjung yang berpotensi kembali (returned visitor) untuk kemudian hari, bukan sekedar datang untuk melihat karena tertipu judul.
  • Loading
Berbicara tentang bounce rate, sesukses apapun metode yang anda terapkan untuk memperkenalkan blog tetapi jika loading dan pemuatan blog menjadi masalah yang belum juga solved, pentalan yang akan meningkat bukannya page view

Perbaiki kecepatan muat blog agar tayangan halaman optimal, dan..

..sayangnya, lagi-lagi ini juga bagian dari SEO.
  • Conversion Rate
Sebelumnya sudah disinggung tentang hal ini di penjelasan bagian pertama, secara umum konversi ini dapat diartikan sebagai keberhasilan menerima aksi atau perhatian lebih didalam blog oleh pengunjung.

Yang harus diupayakan sebaik mungkin adalah bagaimana membuat pengunjung merasa benar benar terbawa emosi, mencari cara untuk bagaimana agar selalu mengetahui perkembangan blog anda kedepannya.

Bukan memasukan e-mail karena terpaksa.

Istilah kerennya, setiap orang yang membaca, melihat dan mendapatkan informasi dari blog akan dengan sukarela menjadi pelanggan setia, minimalnya memberikan bookmark.

  • Internal linking
Sengaja saya pisahkan dari poin konten sebab ada beberapa pendapat tentang penerapan link pada setiap artikel.

Pertama, ada yang mengatakan internal linking baik untuk SEO karena akan memberikan pengaruh dan power kepada yang tertaut dan yang ditautkan untuk SERP. Ini tidak salah, page power yang di linking akan memberikan efek pada perbaikan posisi di hasil penelusuran.

Pendapat selanjutnya, dikatakan bahwa sangat penting bagi webmaster membuat linking bukan hanya sekedar SEO. Kepuasan pengunjung melalui link yang relevan akan meningkatkan page view, internal link yang ada dalam setiap postingan harus dapat memperkuat isi dari artikel. 

Sekali lagi, harus relevan.


Faktanya, untuk tujuan UX ataupun memberikan power pada SERP internal link memang harus relevan.

Dilihat dari keduanya,

..untuk pengunjung, linking tidak memiliki keterkaitan akan di abaikan, jadi percuma.

Sedangkan crawler, bot dan perkembangan algoritma Google saat ini semakin membaik (mutakhir) jadi jangan coba-coba membuat internal link asal-asalan.

  • Widget 
Minimalkan pop-up, iklan dan widget kurang penting lainnya. 
Sebab selalin mempengaruhi kecepatan loading, 

..berbelitnya navigasi dan tampilan akan membuat pengunjung malas untuk berlama-lama membaca artikel lainnya.

Perkenalkan Diri dan Blog Anda


  • Blog-walking

Sebelumnya, blog walking gencar dilakukan untuk menanam link pada form atau kolom komentar. Itu kurang optimal.

Mengunjungi blog milik orang lain atau bahkan kompetitor dan forum wajib dilakukan.

Berkomentar yang baik, memberikan tanggapan positif dan tidak saling menjatuhkan akan memberikan nilai positif tentang siapa Anda sebenarnya. Kaitannya dengan PVsangat jelas dan pasti ada, Anda pasti tahu bagimana prosenya.


  • Forum
Menyampaikan pendapat dan memberikan tanggapan dalam topik diskusi sebaik mungkin.

Jangan pernah mempromosikan atau melakukan upaya mengajak anggota forum lain untuk mengunjungi blog,

jangan menanam backlink pada forum secara berlebihan.

Kenapa harus memperkenalkan diri dengan cara BW dan aktif pada forum, apa pengaruhnya untuk page view?
Komentar tanggapan dan kontribusi dalam berpartisipasi di forum yang nantinya membuat audience lain mencari tahu sendiri tentang siapa anda.

Mengintip profile dan akun google plus nantinya membawakan pengunjung berkualitas ke blog. Disanalah pada akhirnya kemampuan, dan segala penilaian muncul. Kapabilitas Anda dan isi blog anda tergambar dari hasil diskusi forum, believe it!

Jadi, bebas untuk bagaimana cara dapatkan trafik dengan metode apapun, selanjutnya hanya perlu memanipulasi trafik dan kunjungan yang sudah didapatkan itu agar menjadi page-view yang lebih tinggi.

SHARE

0 komentar:

Post a Comment