Membuat Artikel Blog SEO Friendly Untuk General Dan Niche Blog

Seo friendly dan tetap informatif
Tingkatkan Artikel SEO

Kecenderungan persepsi  mengatakan bahwa blog general lebih sulit bersaing pada search engine, tentu saja jika dibandingkan dengan niche blog. Belum ada alasan kuat bagi saya untuk membantah argumen tersebut, hanya saja beberapa opini atau mungkin justru merupakan mitos yang beredar rasanya cukup berbobot untuk mematahkan teori tersebut. Kenyataannya, blog multi niche seperti yang pernah saya paparkan pada tulisan tentang : membuat blog general dengan rasa blog niche juga sudah diterapkan oleh cukup banyak blogger bahkan di luar Indonesia sekalipun.

Alasan yang paling mendasari preferensi untuk menggunakan multi niche kurang lebih seragam yaitu untuk lebih banyaknya kesempatan muncul di search engine sebagai upaya agar mendapat tempat dihalaman pertama menjadi lebih mungkin dan tentunya dengan hasil analisa yang matang sebelum melakukan publikasi artikel pada blog.

Nah, lalu letak kaitannya dengan tema atau judul artikel saya kali ini kurang lebihnya adalah membahas dan sedikit mengupas ciri-ciri tulisan atau postingan artikel yang ramah terhadap mesin pencari (SEO Friendly) dan berlaku baik itu pada blog dengan atau tanpa niche tertarget sekalipun.
Untuk mendalami materi kali ini, jujur saja saya sedikit banyak mencoba mencari literasi dari blogger Indonesia maupun luar negeri dengan beberapa keyword yang relevan, dan hasilnya saya kerucutkan berdasarkan rata-rata pendapat yang berhasil dirangkum dari tiap tiap blog tersebut dengan sedikit penyempurnaan sesuai dengan 'pemahaman'.

Jadi dapat dikatakan bahwa pada intinya artikel kali ini akan lebih jauh untuk sedapat mungkin mendeskripsikan bentuk dan pola penulisan artikel agar ramah terhadap mesin pencari. Sebelum menguraikan lebih jauh, saya tekankan bagi teman pembaca sekalian bahwa kunci utama sebuah artikel disukai oleh search engine harus lebih dahulu disukai oleh pengunjung atau pembacanya. "Semakin sering blog dikunjungi, semakin berpeluang untuk dipromosikan pada hasil pencarian oleh search engine", tidak perlu panjang lebar, sepertinya memang bagaimanapun poin pertama kesuksesan sebuah blog harus mengedepankan 'kualitas' khususnya konten.

Bagaimana cara membuat artikel yang SEO Friendly?

Berlaku untuk kedua jenis varian blog, tapi saya tekankan lagi, bagi saya blog general juga memiliki tata cara dalam pengelolaannya untuk itu agar topik ini lebih ringan untuk dipahami ada baiknya untuk membaca terlebih dahulu link yang saya berikan diatas tentang blog multi niche, sebuah blog general yang secara samar-samar menerapkan prinsip blog niche.

Jika sudah, saat ini saya anggap pembaca sudah memiliki persepsi bahwa blog general yang saya maksudkan sedikit termodifikasi dari blog general pada umumnya, sehingga tidak ada perbedaan yang begitu signifikan dalam pembuatan artikel untuk keduanya agar dapat memenuhi tuntutan karakteristik tulisan yang SEO Friendly. Dengan kata lain poin - poin atau langkah yang saya berikan dibawah ini berlaku dan dapat diterapkan pada keduanya. Baiklah untuk inti dari pembahasaanya dimulai dari :

Pengumpulan Data (Riset)

Agar terbentuknya kerangka tulisan yang berkualitas sedapat mungkin anda harus berupaya penuh dalam melakukan riset. Apa saja yang perlu dianalisa untuk memenuhi syarat tersebut? Mungkin, yang selama ini lebih sering dibahas sekedar melakukan riset kata kunci (keyword research), sebuah langkah tepat tapi Anda harusnya melakukan lebih dari itu.

  • Riset Kata Kunci (Reyword Researh)
Tidak perlu terlalu dibahas karena pembahasan untuk hal ini sudah terlalu sering dibahas. Meskipun saya terbiasa menyebar kata kunci seperti yang saya sebutkan di : Membuat postingan agar masuk di halaman pertama search engine, mengacu tulisan itupun saya tegaskan disini agar berhati - hati dalam melakukannya. Jangan membuat pembaca menjadi risih dan beranggapan bahwa Anda merupakan tipekal blogger yang ngotot dan maksa, upayakan agar senatural mungkin dan semampunya menulis berdasarkan kemampuan.

  • Riset Data Pendukung 
Kategori ini masih sangat jarang diterapkan, dari sekian banyak konten elektronik cenderung terarah pada satu alur dan hanya beberapa diantaranya dilengkapi data - data terkait (related) tetapi untuk polanya seakan - akan hanya timbul secara natural dari penulisnya, bukan merupakan hasil riset awal yang ditujukan untuk melengkapi kerangka tulisannya. 
  • Riset Kemungkinan Perluasan Ide (Expand Research)
Satu lagi, tidak dipungkiri bahwa sebuah ide menulis terkadang timbul tanpa disengaja melalui aktifitas sehari - hari baca : mengatasi masalah kesulitan dalam menemukan ide tulisan blog. Yang sering dialami termasuk oleh saya sendiri adalah kecenderungan menumpahkan seluruh ide pada satu rangkaian tulisan, yang semestinya ide tersebut dapat di kembangkan menjadi beberapa sub bahasan. Bukan berarti akan membuat artikel yang memuat banyak kata (bertele - tele) bahkan menjadi tulisan panjang hingga bersambung, tetapi yang dimaksudkan adalah untuk sebisa mungkin tidak sekedar menitik beratkan pembahasan pada judul, sebab sebuah tulisan intinya "itu melulu" cenderung membosankan. Perkaya informasi dalam setiap artikel.

Buat Konten Langka 

Susah - susah gampang untuk menciptakan tulisan langka dan unik, disini langka diartikan sebagai tulisan yang memuat informasi dimana dibutuhkan oleh banyak orang namun tidak banyak dibicarakan (blogger). Jadi, Anda merupakan kontributor yang mebuat sebuah postingan yang banyak dicari namun masih sulit ditemukan oleh mesin pencari, jika berhasil menerapkannya search engine (google) akan 'dengan senang hati' memprioritaskan Anda.

Buat Artikel Se-Natural Mungkin

Anda tidak perlu menciptakan identitas, label atau gaya. Pola fikir yang menuntut Anda untuk menggiring pembaca menjadi seperti apa yang Anda minta adalah kesalahan besar dalam penulisan. Anda hanya perlu membuat konten original sesuai dengan kemampuan dan passion yang anda miliki, sedangkan untuk gaya penyampaian jangan begitu diambil pusing. Buat saja sesuai dengan apa adanya tanpa harus bersusah - payah memikirkan kosakata atau bahasa yang tepat. Bukankah malah akan menimbulkan keraguan bagi pembaca jika ditemukan inkonsistensi penggunaan bahasa. Begini, misalkan dalam sebuah artikel penulisnya menggunakan kata ganti sebagai "aku" namun dipenghujung artikelnya berubah menjadi "saya". Kira - kira apa yang terlintas dalam benak pembaca? Biasanya pembaca akan cenderung memvonis bahwa penulis tersebut melakukan copy paste padahal belum tentu seperti itu adanya. 

Jangan Batasi Panjang Tulisan

Jangan takut pengunjung beranggapan bahwa anda sengaja membuat tulisan panjang hanya karena mengejar peringkat mesin pencari google karena memang sampai saat ini tulisan yang mampu bertengger di page one length average nya antara 1500-2500 kata. Saya sendiri juga malas untuk membuat tulisan sepanjang itu, tapi mengingat kepuasan dan tingkat kelengkapan informasi patut dijadikan acuan utama, mau tidak mau dan memang harus untuk tidak mengabaikan informasi penting terkait topik walau resikonya tulisan terlihat lebih panjang dan 'menyakitkan mata' pembaca.

Buat dan Timbulkan Pertanyaan Bagi Pembaca

Salah satu langkah untuk menarik perhatian pembaca adalah dengan adanya pertanyaan dan menimbulkan pertanyaan tetapi jawabannya juga dapat dengan mudahnya ditemukan walaupun tersirat didalam tulisan. Umumnya cara ini diletakan pada awal dan pertengahan tulisan, bukan tanpa tujuan, dengan teknik ini pembaca yang mengalami kesulitan memahami malah akan menemukan pemahaman dari arah dan caranya sendiri.

Kesimpulannya, agar terbentuk suatu kerangka tulisan yang mampu memenuhi tuntutan SEO harus terlebih dahulu menutup kebutuhan target pengunjung. Jangan berlama-lama memusingkan untuk memilih blog general atau blog niche, jika mantap menjadi blogger maka anda harus menulis. Menulis yang baik, informatif dan memberikan manfaat yang pada akhirnya pasti akan mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari search engine itu sendiri.
SHARE

0 komentar:

Post a Comment